MOHON TINDAK DENGAN TEGAS, OKNUM RS MARDI WALUYO YANG BERMAIN-MAIN DENGAN PASIEN BPJS.
Kejadian ini saya alami sendiri.. dan mungkin juga dialami oleh masyarakat pengguna Jaminan Kesehatan BPJS lainnya. Mertua Saya pada 16 Sept 2016 - Sore hari sekitar Jam 15.00 masuk UGD dan harus di rawat inap.. Kebetulan menggunakan BPJS Kelas 2.. Kebetulan yg mendampingi adalah kakak. Nah, disitu saat registrasi pasien, Si Petugas mengatakan jika ruang kelas 2 sudah HABIS dan tinggal kelas 3. Untungnya Si kakak tidak percaya dan langsung memastikan dengan mengecek ruangan kelas 2.. Ternyata masih ada tempat yg kosong. Akhirnya mertua saya, ditempatkan di Kelas 2. Saya tidak habis pikir, kenapa mereka terkesan ogah2an melayani pasien BPJS. Kita itu bayar lho, setiap bulan, dan gak pernah nunggak.
Saya yakin ini juga dialami oleh pengguna Layanan BPJS Lainnya. Cuma mereka memilih diam dan manut. Ada apa sebenarmya dibalik ini semua...?? Mengapa saya mengatakan demikian, karena tak cuma sekali ini saja kejadian ini. Saya sudah 2 kali mengalaminya dan kebetulan itu keluarga saya semua,,.. Malah yg pertama ibu mertua yg waktu itu mau operasi panggel, juga ditempatkan di kelas 3 dengan alasan yg sama. Kalau ibu mertua saya kejadian sekitar awal tahun, tepatnya saya lupa...
SAYA MOHON, JANGAN BODOHI KAMI RAKYAT KECIL PENGGUNA LAYANAN BPJS. KAMI HANYA INGIN MENDAPATKAN HAK KAMI. TINDAK SAJA PERAWAT-PERAWAT RS MARDI WALUYO YANG MALAS MENGURUSI PASIEN. MEREKA MAKAN UANG RAKYAT, TAPI TIDAK MAU BEKERJA UNTUK RAKYAT.. TINDAK JUGA OKNUM-OKNUM RUMAH SAKIT YANG SENGAJA BERMAIN-MAIN DENGAN PASIEN BPJS.