Selama liburan Natal dan Tahun Baru, Kota Blitar menjadi tujuan wisata dari warga luar kota. Yang memprihatinkan masih maraknya parkir liar dengan tarif di luar kewajaran. Keluhan yang sama dari warga sejak pertengahan tahun 2015 tidak mendapat respon dan pembenahan dari instansi terkait. SANGAT MEMALUKAN SEKALI, sebagai bentuk pelayanan publik, tidak sejalan dengan semangat APBD Pro Rakyat, Laporan Keuangan yang Opini WTP, berapa potensi PAD dari parkir hilang. Blitar bukan kota patria, tapi Blitar kota preman.