Pengaduan Masuk

14 Maret 2013

Saya baru periksa ke sebuah poliklinik di RSD Mardi Waluyo. Agak kecewa dengan pelayanannya.
1. Dokter tidak memeriksa apa pun, yang meriksa hanya anak2 Dokter Muda yang sedang koas, sehingga terlihat agak ragu2.
2. Setelah dokter menuliskan resepnya, dia memperlihatkan makanan yang harus dihindari. Salah satunya adalah jamu, termasuk temulawak. Terus saya tanyakan, kenapa temu lawak dilarang? Jawabnya ya teksbooknya bilang gitu, kalau mau sembuh ya harus nurut. Sebagai generasi ilmiah, saya sangat tak terpuaskan dengan jawaban itu.
Yah, ini uneg2 saya aja. Semoga pelayanannya bisa ditingkatkan!!


tanggapan :

21 Maret 2013

Terima kasih atas umpan balik Sdr. Zain zainal.arifin@gmail.com terhadap pelayanan di RSD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Sejak tahun 2011 lalu RSD Mardi Waluyo Kota Blitar memang menjadi Rumah Sakit Pendidikan sebagai tempat magang praktek para dokter muda (co-ast) dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (Unisma).

Kritikan Saudara merupakan bahan masukan dan pertimbangan bagi kami manajemen RSD Mardi Waluyo Kota Blitar agar bisa lebih meningkatkan pelayanan, baik pelayanan medis bagi pasien maupun pelayanan untuk membantu pendidikan anak bangsa yang tengah menempuh pendidikan kedokteran.

RSD Mardi Waluyo Kota Blitar
Humas



RSD MARDI WALUYO