Pengaduan Masuk

11 Desember 2012

Setelah saya amati beberapa tahun terakhir dunia pendidikan di kota blitar ada penurunan mutu. Itu disebabkan karena status rsbi dari sekolah unggulan yang cenderung turun, penurunan tersebut dikarenakan tenaga guru yang bermutu dan cakap dipindahkan ke sekolah yang input siswanya kurang bagus. Sebetulnya kota blitar sudah punya 2 ikon sekolah yang sudah diakui oleh tingkat nasional, dan seharusnya dipertahankan dan ditingkatkan bukan malah dihancurkan. Saran saya kebalikan tenaga pendidik yang seharusnya mendidik pada sekolah bertaraf international, jika pendidik yang sudah terbiasa mengajar siswa yang tingkat intelgensinya tinggi kemudian mengajar siswa yang tingkat intelgensinya rendah maka berakibat kurang bagus pada siswanya, mengapa demikian karena pola mengajar akan cenderung ke rsbi,begitu juga pada guru yang menggantikan dan mengajar pada sekolah rsbi akan kesulitan mengajar sisiwa rsbi. Saya harap guru yang dulu mengajar di rsbi untuk dikembalikan ke sekolah rsbi. Sebagai ilustrasi, suatu daerah mempunyai klub sepakbola yang hebat selalu menjuarai dalam setiap even, tidak mungkin akan membongkar pemainnya untuk diberikan ke daerah lain agar daerah lain juga menjadi juara, maka janganlah membogkar tenaga pendidik pada sekolah rsbi yang sudah baik ditingkat nasional, bagaimana jika sman 1 biltar kalsifikasinya turun menjadi B, siapa yang rugi.


tanggapan :

17 Desember 2012

Diucapkan terima kasih atas pengamatan Saudara terhadap dunia pendidikan di Kota Blitar. Pada prinsipnya tidak ada satupun kebijakan pada bidang pendidikan yang diambil dengan tujuan untuk menurunkan suatu prestasi yang sudah baik menjadi turun derajatnya.

Berkenaan dengan pengamatan Saudara tentang penataan tenaga pendidik di Kota Blitar khususnya tenaga pendidik di RSBI yang menurut pengamatan Saudara berpengaruh pada penurunan klasifikasi RSBI, menurut hemat kami hasil penataan guru dari RSBI ke sekolah lainnya dan sebaliknya tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap penurunan klasifikasi RSBI yang terdapat di Kota Blitar.
Status RSBI yang dicapai oleh sekolah yang terdapat di Kota Blitar relative sama saat sebelum adanya pemindahan guru yang Saudara maksudkan. Bahkan SMA Negeri 1 Blitar pada tahun 2012 mendapat mendapatkan penghargaan Widya Pakarti dari Gubernur Jawa Timur.

Di samping itu RSBI di Kota Blitar juga dikenal sebagai salah satu penyelenggara RSBI yang berhasil mempertahankan mutu pendidikannya meski dengan biaya pendidikan yang relative terjangkau, sehingga sering dijadikan rujukan daerah lain untuk penyelenggaraan RSBI di daerah lain. Hal ini ditandai dengan seringnya sekolah yang berstatus RSBI di Kota Blitar dijadikan sebagai tempat study banding daerah lain yang juga menyelenggarakan RSBI.

Sehubungan dengan penataan guru di Kota Blitar, tentu kami yang berada pada jajaran Dinas Pendidikan Daerah dalam menata guru didasari dengan pemetaan dan analisa kebutuhan dengan mempertimbangkan profesionalitas tenaga pendidik yang ada.

Menurut analisa kami, setiap guru yang telah diakui keberadaan profesionalitasnya dimanapun guru tersebut mendidik putra-putrinya, guru tersebut telah memiliki teknik dan cara bagaimana agar peserta didiknya berkembang secara optimal. Sehingga menurut hemat kami tidak ada suatu keharusan bahwa guru yang mengajar di RSBI terus tetap mengajar di RSBI, sementara guru yang mengajar di luar RSBI terus mengajar di luar RSBI.

Penataan guru baik di RSBI maupun yang bukan RSBI senantiasa didasari atas pijakan pemetaan dan analisa keprofesioanalitas guru dan ketentuan-ketentuan yang ada.

Namun demikian tanggapan saran dan usul Saudara kami jadikan sebagai bahan pertimbangan di dalam mengevaluasi penataan guru di Kota Blitar dimasa mendatang. Semoga pendidikan di Kota Blitar semakin maju dengan peran serta masyarakat seperti dedikasi dan perhatian yang telah Saudara berikan. Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.



DINAS PENDIDIKAN

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH

Belum Ada Tanggapan