Tadi malam saya selaku ketua Dewan Masjid Indonesia Kec. Kepanjenkidul mengadakan safari ramadhan di Masjid Baitul Mukarromah Jatimalang. Dalam acara ramah tamah setelah tarawih, Ketua RW..... (maaf lupa)menyampaikan keluh kesah warganya. Intinya beliau menyampaikan keluhan warganya mengenai keberadaan PADEPOKAN GALIH WIRO JATI Jatimalang. Setiap pagi sang pemilik padepokan dalam keadaan sendiri (tanpa ada jamaahnya yang ikut) berdzikir/istighotsah menggunakan pengeras suara luar sejak subuh hingga terbit matahari. Dan itu berlangsung setiap hari hingga laporan ini disampaikan. Menurut beberapa pihak yang sudah mengenal beliau, pendekatan agama (dalam bentuk tausiyah pakai dalil-dalil Alquran-Hadis tidak akan mampu merubah "prinsip" beliau. Melihat "ketokohan" beliau jelas tidak mungkin beliau tidak paham dalil2. Oleh karena itu disimpulkan memohon kepada Bapake untuk kerso menasehati Sang Pemilik Padepokan. Mengenai ajarannya tampaknya warga tidak peduli, tapi gangguan dari aktifitas nylenehnya yang mengganggu warga ( berdzikir sendirian....menggunakan pengeras suara luar sepanjang pagi setiap hari-- tujuannya apa ya...?)
Sekian, Terima kasih