Pengaduan Masuk

16 Januari 2012

kepada YTH. Wali Kota Blitar
di tempat,

maaf sebelumnya, perihal pelaksanaan proyek sanitasi di kota blitar khusunya yg berada di pakunden kenapa pemilihan lokasinya tepat berada di dalam lingkungan pendidikan (Mi Plus Darussalam dan TK Alhidayah).
dampak saat ini yang dapat dilihat langsung adalah terganggunya kenyamanan kegiatan belajar mengajar disana. kenapa bisa pemilihan lokasi seperti itu mendapat ijin, apakah tidak ada kajian mengenai dampak resiko jangka panjangnya. tolong program2 pemkot yg cukup baik harap diperhatikan pula tingkat realisasinya. mohon perhatian dan keseriusannya mengenai hal ini. dari komite etik pendidikan kami sangat prihatin mengenai pemilihan lokasi proyek sanitasi di pakunden.
analisa mengenai dampak lingkungan dari proyek sanitasi di pakunden ini menggunakan logika apa?? jangan korbankan pendidikan demi profit segelintir orang!!
maaf jika ada kata2 kami yg kurang berkenan, atas perhatiannya kami sampaikan terima kasih.


tanggapan :

25 Januari 2012

Terima kasih atas masukan dan pertanyaan yang diajukan ke Pemkot Blitar tentang proses pembangunan sanimas berarti masyarakat telah mengikuti dan peduli setiap perkembangan pembangunan. Pembangunan Sanimas di lingkungan MI Plus Darusalam dan TK Al Hidayah Kelurahan Pakunden merupakan program pembangunan dari dana hibah Bank Dunia yaitu program WASAP D dengan pelaksana dalam Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Wali Songo Kelurahan Pakunden. Lokasi Sanimas telah dilakukan survey sejak tahun 2009 dengan koordinasi dari Kelurahan, Yayasan, Masyakarat sekitar, KLH, DPU, Pokja Sanitasi dan utusan dari Kementerian PU serta dari Tim Bank Dunia. Lahan Sanimas merupakan lahan wakaf atas nama H.Nurrokhim kepada KSM untuk pembanguan Sanimas. Kami melalui Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda dan Konsultan Pendamping dari WASAP D Kementerian Pekerjaan Umum telah mengklarifikasi ke pihak Ketua KSM sekaligus sebagai Ketua Yayasan Pondok di lapangan bahwa sekolah MI sedang mendapat bantuan pembangunan sehingga ruang kelas sedang direnovasi dan kegiatan belajar mengajar dipindahkan sementara di pondok sejak September 2011. Pembangunan Sanimas nantinya direncanakan akan menampung buangan air limbah dari masyarakat sekitar, pondok, MI, dan TK. Insyaalloh Sanimas tidak menimbulkan bau, dan diatas Sanimas nantinya akan digunakan sebagai lapangan bermain/olahraga. Untuk referensi dapat melihat contohnya di Sanimas Pondok Pesantren Nurul Ulum Kelurahan Bendo atau di Sanimas Karanglo di Kelurahan Sananwetan.



BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH